Curhat Bareng : Pernah Ngerasa Kesepian?

Pict source: Richard Smith Blog

Hai,

Sorry lama nggak update dan malah update tulisan random super nggak penting. Karena blog ini nggak cuma bahas soal HI, ekonomi dan embel embel yang bikin rambut rontok, tapi juga memuat kehidupan anak rantau yang super ga jelas, maka hadirlah tulisan ini, untuk memenuhi hasrat kepo kalian terhadap author. HAHAHA.

Jadi gini ceritanya, dua minggu ini baru banget masuk kuliah. Terus sekarang mulai kangen keluarga (mama, papa, upil, siput, sama gendut) huhu. Maaf ya namanya disamarkan, kepo ke author aja jangan ke keluarga, kecuali situ mau lamar authornya. 

Sejak pindah ke Jakarta dan kuliah disini, nggak tahu kenapa jadi menye-menye banget. Gampang kangen orang rumah, gampang sakit, gampang ketawa sendiri, terus tetiba nangis sendiri. Padahal ini bukan pertama kalinya thor merantau.

Mungkin karena sekarang lebih ngerasa kesepian dari sebelumnya kali ya. Kalau sebelumnya temen kosan super heboh dan ribut mulu, sekarang disini individualis banget. Bisa ketemu sama penghuni kost lain aja udah syukur. Mau main sama temen kampus mereka sibuk. Mau main sama temen kampus yang dulu, mereka jauh. 

Well, Sebenernya temen yang mana aja siap sih kalau mau main, Guenya aja yang mager males keluar kamar. Jadi salah thor sendiri dong ya kesepian. huhu. 

Pernah baca artikel judulnya loneliness deadlier than obesity? dipost sama telegraph.co.uk 

Disitu bahkan ditulis loneliness is PUBLIC HEALTH HAZARD, dan itu adalah hasil dari 218 penelitian yang dilakukan terhadap berjuta-juta orang. Dan lagi, orang yang kesepian cenderung memiliki sistem imun yang kurang, jadi dia gampang sakit, gampang macem-macem lah. Kalau nggak percaya baca aja jurnalnya di National Academy of Science

Padahal kadang kalau lagi rame juga tetep ngerasa kesepian, alasannya simple, keramaian itu ga bener-bener bikin hati kita ramai. Apaan sih haha. 

Tapi serius lhooo.. kesepian itu ah.. sudahlah. 

Tapi untungnya thor suka nggak tahu malu, kadang ngajak orang ngobrol random. Bukan buat nipu dan hipnosis orang ya, cuma sekedar buat ngobrol aja haha. 

Kupernah mencoba menghancurkan dinding sepi,
Menyeruak dan menyelusup diantara jutaan orang dijalan,
Namun sepi tak kunjung pergi,

Beberapa orang sempat mengulurkan tangannya,
Mencoba menarikku menuju mentari,
Meninggalkan jurang sepi,

Uluran tangan itu terasa hangat, tapi tidak menghangatkan
Tenang, tapi tidak menenangkan
Ada ruang dalam diriku yang tetap dingin
Sedingin aku saat dijurang sepi

Jauh didalam, Aku berusaha menepis uluran tanganmu
Bukan.. bukan kamu. 

You Might Also Like

12 komentar

  1. mau mengulurkan tangan, ternyata bukan untukku... ya sudahlah...

    ReplyDelete
  2. Kalau buat saya, yang penting ada koneksi internet, ga keluar rumah gapapa.๐Ÿ˜‚ merasa kesepian? Tiap hari aku grasain๐Ÿ˜ญ

    ReplyDelete
  3. boleh nimbrung command kann thor??๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…

    isini aku Merasakan Kesunyian
    Kendatiku ditengah ramai dunia
    Tak ada yang dapat melepaskan resah dijiwa
    Lukaku semakin dalam belaian
    #boomers

    ReplyDelete
  4. Pede amat ni yg punya blog...btw ada sang pengembara ikut komen...pa kabar ni bang

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam rimba bang nasir.. kabarku baik bang, semoga kau disana juga baik2 saja.

      Delete
  5. Karena masih ingat masakan rumah yang kadang rasa asin, pedas dan asam. Tapi dibuatnya dgn cinta.
    Hehehe

    ReplyDelete

semoga bermanfaat
mohon kritik dan saran yang membangun ya :D
"sharing is caring"